tanya apakah cermin gelap yang hendak mengusikmu bila jalan terus goyah
bukankah rinai-rinai ayat menyembul kebaikan
adakah perih harus bernanah lalu terbitkan lalat menjijikkan
dan kalian tertawa membahana tembus alam
yang bisu dalam saksi gelap aku jalan-jalan sepi mendekap lara
jauhnya telah mengkerontangkan penat nan membelukar
apakah labirin di otak membuatku tersesat
hingga tak jua temukan jalan keluar
dekapan di dadamu itu masih tujuan untuknya pulang kapanpun dia mau
buatku , hangat itu hanya sewaktu-waktu
hanya bila keperluanku dan kebutuhanmu bertemu
pucuk pinus membelah rembulan kabut hitam
bergandengan tangan bersatu memeluk awan membisu
angin berpaling dari sisi ke sisi mata berlinang tanpa mencurahkan sepi
mimpi menjajaki diri, hati hingga jiwa segumpal embun kepakkan sayap
turun menetes terangkat ke dasar rasa tanpa alasan kata terangkai syahdu
--------------
-mengenal kamu adalah sebuah ujian yang
takk bisa aku lupakan-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar